Makanan yang Harus Dihindari si Bayi di Usia 12 Bulannya

Makanan yang Harus Dihindari si Bayi di Usia 12 BulannyaSeorang anak bayi yang telah menginjak usia satu tahun tentu aktivitasnya semakin tidak bisa dibiarkan dia ingin terus bergerak. Ketika melihat ibunya sedang makan, maka dia akan mendatangi piring ibunya. Jika demikian maka itu tandanya ia sudah mulai siap untuk diperkenalkan pada makanan padat.

Bagi Anda orang tua yang memiliki anak yang baru menginjak usia 12 bulan atau 1 tahun, sebaiknya diperhatikan karena ada beberapa makanan yang sebaiknya dihindari si anak. Bukan karena alasan apa yang ditakutkan jika si anak kemungkinan ia tersedak, atau belum bisa mencerna makanan tersebut karena sistem pencernaan yang masih berkembang.

Sejak masa kelahiran  hingga menginjak usia 6 bulan, American Academy of Pediatrics (AAP) menganjurkan sebaiknya Ibu menunda untuk memberikan si Kecil makanan lain selain ASI. Barulah pada usia 6 sampai 12 bulan, Ibu bisa memberikan beberapa makanan lain. Namun, pemberian makanan lain ini juga perlu ekstra pengawasan.

READ:  Golongan Bahan Makanan Berdasarkan Fungsi Gizinya

Apa saja makanan yang sebaiknya dihindari di 12 bulan pertama si Kecil? Berikut ulasannya untuk Anda para ibu
Madu
Madu ternyata dapat mengandung spora bakteri Clostridium botulinum, yang dapat menyebabkan botulisme atau bisa juga disebut keracunan makanan. Saluran usus orang dewasa dapat mencegah pertumbuhan spora ini, sedangkan di dalam usus si Kecil, spora ini dapat tumbuh dan menghasilkan toksin yang dapat mengancam kesehatannya.

Makanan yang dapat menyebabkan tersedak
Berhubung kemampuan mengunyah dan menelan si Kecil belum optimal, beberapa jenis makanan di bawah ini sebaiknya Ibu hindari karena selain memerlukan keahlian mengunyah, ada juga makanan yang teksturnya kering sehingga sulit untuk ditelan.

Makanan dengan potongan yang besar
Sayur dan buah ada yang bertekstur agak keras dan berkulit licin. Beberapa di antaranya seperti wortel, anggur, dan tomat ceri ternyata dapat berbahaya bagi si Kecil jika diberikan pada ukuran tertentu. Sebaiknya Ibu memotong makanan tersebut terlebih dahulu agar mudah dikunyah dan ditelan si Kecil.

READ:  Cara Pencegahan Zat Aditif Pada Makanan

Makanan kecil dan keras
Kacang dan (biji) popcorn sangat berpotensial menyebabkan si Kecil tersedak. Makanan tersebut bisa saja tersangkut dalam saluran pernapasan si Kecil dan menyebabkan infeksi. Apabila memang Ibu ingin memberinya popcorn, ada baiknya sisihkan terlebih dahulu kulit dan biji yang tidak mengembang.

Makanan lembut dan lengket
Makanan yang bertekstur lembut dan lengket seperti marshmallows, jelly atau permen gummy dapat tersangkut di tenggorokan si Kecil yang belum terlalu mahir menelan.

Selai kacang
Tekstur selai kacang yang lengketnya sangat konsisten dan kering akan membuat si Kecil agak sulit untuk menelannya. Jika ingin memberikannya roti berselai, Ibu bisa memberikannya roti dengan selai yang lebih cair dan basah, seperti selai stroberi atau bluberi.

READ:  Beberapa Masalah Ketika Tubuh Kelebihan Serat

Setelah selama 6 bulan si Kecil hanya mengonsumsi ASI, tentu ia belum begitu terlatih untuk mengunyah dan menelan makanan tersebut di atas. Selain itu, ada pula makanan yang memang memiliki kandungan yang belum mampu dicerna perut mungilnya.

Masa 12 bulan pertama memang merupakan masa di mana Ibu harus memberikan pengawasan ekstra. Sedikit repot tidak apa-apa, yang penting Ibu dapat menerapkan pola makan yang baik sesuai tahapan agar si Kecil pun tumbuh dengan segala nutrisi yang dibutuhkannya.