Fungsi Biotin

https://www.infogizi.comBiotin dan Fungsinya

Biotin larut didalam larutan alkalis dan air panas, tetapi kurang larut dalam reaksi asam atau air dingin, serta tidak larut didalam minyak atau zat pelarut lemak. Vitamin ini anggota B-kompleks, tetapi praktis tidak pernah dilaporkan ada kasus defisiensi pada manusia.

Telah dibuktikan tanpa meragukan bahwa biotin berfungsi sebagai komponen suatu ko-enzim. Disini biotin terikat langsung pada asam amino terminal L-Lysine dari apoenzim. Enzim ini berperan dalam fiksasi CO2.

Tempat biotin berperan diantaranya ialah: dalam enzim karboksilase, yang menambahkan gugusan karboksil pada sesuatu ikatan organic, dengan pertolongan ATP dan Co-enzim A (Co-A).

Karboksilase yang memerlukan biotin didalam koenzimnya ialah: propionyl kokarboksilase, methylorotonyl-CoA karboksilase, acetyl-CoA karboksilase, dan pyruvic karboksilase.

Enzim acetyl-CoA karboksilase berperan penting dalam metabolisme lemak yang menghasilkan acetyl-CoA yang merupakan bahan bakar utama bagi CYCLUS KREBS dalam menghasilkan energy (ATP).

Enzim ini juga berfungsi dalam penambahan gugusan karboxyl kepada acetyl-CoA, sehingga menjadi malonyl-CoA yang memegang kedudukan sentral dalam sintesa asam lemak jenuh.

READ:  Metabolisme Riboflavin atau Vitamin B2

Mekanisme biotin mengikat dan mentransfer gugusan karboxyl mula-mula diajukan oleh WAKIL, tetapi kemudian diganti oleh mekanisme yang diusulkan oleh LYNEN.

Avidin yang terdapat didalam putih telur mentah mengikat biotin di dalam rongga usus, sehingga menjadi tidak tersedia untuk diserap ke dalam mukosa.