Menjaga Kualitas ASI Selama dalam Kondisi Berpuasa

Menjaga Kualitas ASI Selama dalam Kondisi BerpuasaSemua orang muslim tahu bahwa dibulan ini adalah dimana kita semua ummat isalam diwajibkan untuk berpuasa begitupula halnya dengan ibu-ibu yang sementara menyusui walaupun dalam kondisi berpuasa tapi jangan lupa untuk tetap menjaga kualitas ASI untuk buah hatinya.

Sebelum itu anda harus tahu bahwa puasa ramadhan dapat mengatasi beberapa gangguan kesehatan dalam pengendalian stress seperti penyakit hipertensi, kasdiovaskular, kanker dan juga ginjal. Selama anda menjalankan puasa lebih kurang 14-15 jam tidak mendapatkan suplai makanan dari luar. Sehingga pada waktu itu cadangan energi dapat digunakan ketika anda melakukan aktivitas.

Secara keseluruhan puasa sangat menguntungkan bagi yang menjalankannya. Keuntungan berpuasa terkadang ingin anda raih ketika anda sedang menyusui. Bagaimana dengan manfaat berpuasa untuk anda yang sedang menyusui? Apakah manfaat yang didapat sama dengan yang laiinya? Jelas saja ibu menyusui mempunyai perbedaan baik dari segi kebutuhan nutrisi dan juga aktivitas. Sehingga banyak pertimbangan dalam melakukan puasa ramadhan, meskipunn agama kita telah memberikan sebuah kelonggaran untuk anda yang sedang menyusui untuk tidak berpuasa.

READ:  Yang Harus Di Perhatikan Dalam Menyusun Makanan Tambahan

Kebutuhan gizi anda yang sedang menyusui sangat menjadi dua kali lipat dikarenakan makanan yang anda konsumsi diperlukan dalam produksi asi selain itu juga dalam masa pemulihan kesehatan anda pasca melahirkan. Proses menyusui adalah proses yang alami untuk memenuhi kecukupan gizi bayi. Anda memang diharuskan untuk memberikan asi untuk memberikan daya tahann tubuh bayi dengan baik. Kandungan asi mampu menyediakan gizi yang jauh lebih baik dari susu formula. Bisakah berpuasa selama menyusui? Tentu bisa, manfaat secara rohani dan jasmani akan anda dapatkan ketika anda memutuskan berpuasa walaupun sedang menyusui tetapi pertimbangan kesehatan harus anda perhatikan.Cara terbaik adalah berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu.

Ikuti beberapa tips yang baik anda lakukan untuk menjaga kualitas ASI anda selama berpuasa:
1. Cukupi Kebutuhan Cairan Tubuh
Anda menahan asupan makan dan minum selama 14 jam dalam sehari akan tetapi sangat penting untuk memperhatikan kembalinya nutrisi di waktu sahur dan berbuka apalagi untuk anda yang menyusui. Selain cairan sangat diperlukan tubuh ternyata juga sangat berperan dalam kualitas asi. Selama bulan puasa asupan terbatas cara yang terbaik untuk anda adalah dengan memenuhi asupan cairan diwaktu berbuka dan sahur untuk tetap menjaga kualitas asi.

READ:  Pemberian ASI Mengakibatkan Muntah Pada Balita

2. Kurangi Konsumsi Olahan Ketika Sahur
Memilih menu sahur kebanyakan menu yang praktis dan tidak heran jika menu olahan sangat menjadi favorit anda. Ketika sedang menyusui kurangi konsumsi olahan karena kandungan kimia seperti bahan pengawet dan MSG tinggi akan mengurangi kualitas susu. Sebaiknya siasati dengan membuat menu sahur yang sederhana dari bahan yang alami.

3. Pilih Cemilan Sehat Ketika Berbuka
Ketika berbuka puasa terlintas beberapa makanan yang mengundang selera. Bagi anda yang sedang menyusui makanan berbuka apapunpada dasarnya memberikan manfaat akan tetapi selektiflah, sehingga dengan makanan sehat dapat memberikan kualitas air susu terbaik untuk bayi anda. Hindari cemilan yang berada dipinggir jalan yang beresiko tinggi tercemar asap kendaraan bermotor.

READ:  Susu Formula Tak Dapat Menggantikan Manfaat ASI

4. Sementara Tinggalkan Seafood
Ada beberapa jenis makanan hasil laut yang harus anda hentikan terlebih dahulu konsumsinya yang diduga mengandung mercury berlebih selain tidak baik untuk kesehatan juga mempengaruhi kualitas asi anda. Jenis ikan laut yang mengandung banyak merkuri seperti kerang, ikan asap dll.

5. Tingkatkan Konsumsi Sayuran Hijau
Sayuran hijau akan membantu anda dalam mengatasi masalah pencernaan selama bulan puasa. Bagi ibu menyusui sayuran hijau dapat meningkatkan produksi asi. Perhatikan pula cara anda memasak, mencuci dengan bersih untuk menghindari pestisida yang menempel.