Ilmu Gizi


Kelompok Rentan Gizi

Kelompok Rentan Gizi

Yang dimaksud kelompok rentan gizi ialah kelompok masyarakat yang paling mudah menderita kelainan gizi, bila suatu masyarakat terkena kekurangan penyediaan bahan makanan. Pada umumnya kelompok ini berhubungan dengan proses pertumbuhan yang relative pesat, yang memerlukan zat-zat gizi dalam jumlah relative besar. Yang termasuk kedalam kelompok rentan gizi ini ialah: 1. […]

Bahan Makanan Pengganti

Bahan Makanan Pengganti

Salah satu syarat susunan menu adalah bervariasi, artinya jenis bahan makanan yang dipergunakan di dalam hidangan harus berganti-ganti setiap harinya, jangan monoton. Untuk itu harus diketahui bahan makanan pengganti bagi setiap kelompoknya (makanan pokok, lauk-pauk, sayur dan buah). Bahan makanan pengganti bagi makanan pokok, umumnya merupakan sumber energy yang berasal […]

Cara Menentukan Kebutuhan Protein dengan Factorial Method

Cara Menentukan Kebutuhan Protein dengan Factorial Method

Dalam metode ini kebutuhan minimal protein (N) ditentukan dengan meneliti total N yang diekskresikan oleh tubuh. Kebutuhan protein (N) pada orang dewasa adalah jumlah (N) yang diperlukan untuk menggantikan N yang diekskresikan oleh tubuh tersebut. Tubuh mengekskresikan nitrogen melalui beberapa jalur. 1. Ekskresi N dalam urine: NU 2. Ekskresi N […]

Penentuan Kebutuhan Protein Dengan Nitrogen Balance

Penentuan Kebutuhan Protein Dengan Nitrogen Balance

Pada seorang dewasa protein (N) yang dikonsumsi sama dengan jumlah protein (N) yang diretensi dengan protein (N) yang diekskresikan di dalam urine dan di dalam tinja. Bila Protein (N) yang dikonsumsi semakin sedikit, maka yang diekskresikan semakin kecil, sehingga pada suatu dosis konsumsi tertentu N yang di konsumsi sama dengan […]

Pengaruh Susunan Hidangan atau Spesific Dynamic Action

Pengaruh Susunan Hidangan atau Spesific Dynamic Action

Kalau seseorang diberi hidangan yang mengandung jumlah kalori tertentu, maka pengukuran energy yang dikeluarkan oleh orang tersebut akan berbeda dari apa yang dikonsumsinya, tergantung dari jenis sumber energy yang telah dimakannya. Pada umumnya energy yang dihasilkan oleh tubuh lebih tinggi dari jumlah energy yang telah dikonsumsi dalam hidangan, dan berbeda […]

Menghitung Kalori Makanan Pokok Bukan Beras

Menghitung Kalori Makanan Pokok Bukan Beras

Kalau bahan makanan pokok tersebut bukan beras, maka perhitungan yang dipakai adalah satuan energy, yaitu 2.100 kal. Seperti juga pada perhitungan dengan beras, harus diketahui lebih dahulu (dari penelitian lapangan), berapa persen dari kalori total diberikan oleh bahan makanan non-beras tersebut. Dari nilai energy bahan makanan non-beras ini dapat dihitung […]

Penggunaan Angka Kebutuhan Beras Rata-Rata Terbobot.

Penggunaan Angka Kebutuhan Beras Rata-Rata Terbobot.

Kebutuhan beras rata-rata terbobot sangat memudahkan dalam menyediakan pangan untuk masyarakat, dalam hal ini berbentuk beras. Angka tersebut menyatakan kebutuhan beras rata-rata setiap kepala, tidak memperhatikan lagi perbedaan karena sifat kelompok umur dan jenis kelamin serta kondisi fisiologis. Kedalam angka kebutuhan rata-rata terbobot tersebut telah diperhitungkan pengaruh-pengaruh khusus perbedaan kelompok […]

Kebutuhan Energy Utama Dalam Bahan Makanan Pokok

Kebutuhan Energy Utama Dalam Bahan Makanan Pokok

Terjemahan kebutuhan energy rata-rata terbobot ke dalam bahan makanan pokok. Kebutuhan energy terutama dipenuhi oleh bahan makanan pokok. Disebagian besar wilayah Indonesia, bahan makanan pokok itu adalah beras (nasi). Jadi kebutuhan energy tersebut harus diterjemahkan menjadi kebutuhan beras. Untuk perhitungan ini perlu diketahui berapa persen dari energy total yang dibutuhkan […]

Kalorimeter Tak Langsung Atau Indirect Calorimetry

Kalorimeter Tak Langsung Atau Indirect Calorimetry

Pada kalorimetri tak langsung, energy yang telah dipergunakan tubuh dihitung berdasarkan reaksi biokimiawi yang dialami zat-zat gizi sumber utama energy, ialah karbohidrat, lemak dan protein, menghabiskan oksigen dan menghasilkan CO2. Pada cara tak langsung terdapat dua system, 1. System terbuka (open System) dan 2. System tertutup (closed system). Pada system […]

Kalorimetri Langsung  atau Direct Calorimetry

Kalorimetri Langsung atau Direct Calorimetry

Pada cara ini, mahluk percobaan dimasukkan kedalam suatu ruangan atau kamar, yang diisolasi secara thermos, sehingga merupakan suatu system adiabatic, tidak mengadakan pertukaran energy dengan lingkungannya. Subjek percobaan yang terdapat dalam kondisi basal di dalam alat tersebut melepaskan energy thermos dari tubuhnya keruang adiabatic tersebut. Kedalam ruang dialirkan sejumlah air […]