Trik Agar Bayi Tetap Bangun Untuk Menyusu Trik Agar Bayi Tetap Bangun Untuk Menyusu
Penambahan Kebutuhan Gizi Selama Hamil Penambahan Kebutuhan Gizi Selama Hamil
Gizi Seimbang Untuk Ibu Hamil Gizi Seimbang Untuk Ibu Hamil
Ruang Lingkup Ilmu Gizi Ruang Lingkup Ilmu Gizi

Artikel Terbaru

Cara Menentukan Kadar Air Dalam Bahan Makanan

Cara Menentukan Kadar Air Dalam Bahan Makanan

Pada umumnya kadar air ditentukan dengan metoda oven vakum atau dengan sirkulasi udara terbuka. Dari aliquot ditimbang sekitar 5 gram (teliti sampai 4-5 desimal dengan timbangan analitik) di dalam suatu cawan petri dengan tutup, yang telah ditimbang kosong (tara); kemudian dimasukkan kedalam oven tersebut yang telah dipanaskan sampai 1050C dan […]

Cara Menentukan Kadar Abu Dari Sampel Bahan Makanan

Cara Menentukan Kadar Abu Dari Sampel Bahan Makanan

Kadar abu menggambarkan kandungan mineral dari sampel bahan makanan. Yang disebut kadar abu ialah material yang tertinggal bila bahan makanan dipijarkan dan dibakar pada suhu sekitar 500-800 derajat Celsius. Semua bahan organic akan terbakar sempurna menjadi air dan CO2 serta NH3 sedangkan elemen-elemen tertinggal sebagai oksidannya. Dalam cawan porselen tahan […]

Cara Menganalisa Gizi Makanan

Cara Menganalisa Gizi Makanan

Menganalisa Zat-zat Gizi Bahan Makanan. Dari bahan makanan yang akan dianalisa diambil sampelnya secara acak dari berbagai tepat penjualan atau dari berbagai tempat penanaman diberbagai kota. Dari sampel tersebut dipisahkan bagian yang tidak dapat dimakan dari bagian yang dapat dimakan. Dengan menimbang dapat ditentukan bagian yang dapat dimakan (bjdd), dinyatakan […]

Cara Menghitung Zat Gizi Bahan Makanan

Cara Menghitung Zat Gizi Bahan Makanan

Dari bahan mentah yang dibeli di pasar atau dipetik (dipanen), dihitung (ditimbang) beratnya, kemudian dihitung berat bagian yang dapat dimakan, dengan menggunakan angka bjdd. Maka berat masing-masing zat gizi dapat dihitung dengan mempergunakan anka daftar, terhadap bagian yang dapat dimakan. Contoh: Telah dibeli 60 gram kentang hitam Angka bjdd adalah […]

2 Metode Untuk Mengetahui Konsumsi Pribadi

2 Metode Untuk Mengetahui Konsumsi Pribadi

Metode Menimbang Pada metode ini peneliti mengunjungi responden siang hari untuk beberapa hari berturut-turut untuk menimbang semua bahan makanan yang akan dikonsumsi oleh responden. Dicatat tanggal dan waktu meneliti dan hasil timbangan setiap makanan yang dikonsumsi responden. Akan lebih baik kalau penimbangan dilakukan pada bahan makanan yang belum dimasak didapur. […]

Metode Recall Untuk Meneliti Konsumsi Perorangan

Metode Recall Untuk Meneliti Konsumsi Perorangan

Metode ini adalah metode wawancara, dimana pewawancara menyakan apa yang telah dikonsumsi oleh responden selama tiga hari berturut-turut yang baru lalu. Wawancara dilakukan berdasarkan suatu daftar pertanyaan atau kuisioener yang telah dipersiapkan lebih dahulu. Pewawancara mengajukan pertanyaan dan jawaban respoden dicatat langsung diatas daftar pertanyaan tersebut. Sebaiknya responden dibiarkan menjawab […]

Faktor Pendukung Pelaksanaan Terapi Obesitas

Faktor Pendukung Pelaksanaan Terapi Obesitas

Dalam pelaksanaan, terapi obesitas ternyata tidak semudah itu, karena banyak factor tambahan yang mendukung terjadinya obesitas. Kalau berbagai factor tambahan ini tidak diperbaiki dan termasuk dalam pertimbangan upaya terapi, maka cenderung upaya tersebut tidak memberikan hasil yang diharapkan, atau hasil yang dicapai pada permulaan akan ditiadakan oleh factor-faktor tambahan yang […]

Terapi Penyakit Gizi

Terapi Penyakit Gizi

Sebagian besar kasus penyakit gizi di Indonesia merupakan penyakit defisiensi, terutama penyakit KKP dan defisiensi Vitamin. Terapi defisiensi Vitamin sebaiknya diberikan B-kompleks, karena seperti telah dibicarakan pada postingan terdahulu, penyakit defisiensi gizi biasanya bersifat multipel. Disamping B-kompleks, diberikan vitamin yang khusus menonjol gejala-gejalanya. Perbaikan pada pola konsumsi merupakan suatu keharusan, […]

Hubungan Keracunan Makanan dan Penyakit Gizi

Hubungan Keracunan Makanan dan Penyakit Gizi

Dalam hal penyakit keracunan makanan, jelas sekali sifat kelompok dari penyakit gizi tersebut. Kedatangan seorang penderita keracunan makanan akan segera disusul oleh penderita-penderita lain yang juga mengkonsumsi makanan yang beracun tersebut, misalnya dalam suatu kenduri. Hasil pemeriksaan diagnosa fisik dapat ditunjang oleh data pemeriksaan laboratorik, bila terdapat indikasi untuk itu. […]

Sifat Lain Dari Penyakit Gizi

Sifat Lain Dari Penyakit Gizi

Sifat penting lain Pertama dari penyakit gizi ialah tidak soliter, artinya suatu defisiensi zat gizi sering terdapat beberapa jenis sekaligus, hal ini terjadi karena defisiensi tersebut disebabkan oleh kekurangan konsumsi bahan makanan yang merupakan sumber dari beberapa zat gizi. Jadi bila sudah dapat diperkirakan bahan makanan apa yang kurang konsumsinya, […]